Pages

Subscribe:

Kamis, 07 Juni 2012

Setting DHCP Server di Windows XP

Berikut ini adalah sedikit sharing saya tentang cara membuat DHCP Server di Windows XP. Cara ini sebagai alternatif selain fitur yang sudah disediakan di ADSL Modem ataupun fitur DHCP Server dari Windows Server kita. Jika kita menghadapi keterbatasan dalam hal konfigurasi IP Address Automatic ini maka kita akan mendapatkan kemudahan dari DHCP Server yang sangat mudah ini. Selain itu bagi rekan-rekan yang belum begitu paham dengan Fungsi dan fitur DHCP Server maka dengan mencoba software ini maka saya harapkan rekan-rekan bisa lebih Expert / lebih mahir lagi dalam hal Networking System ini.

Dalam kesempatan ini saya sharing tentang Fungsi dari Software ANTAMEDIA DHCP SERVER. Sengaja saya pilih software ini karena setelah saya Testing berbagai macam jenis software DHCP Server maka software ini yang saya nilai paling mudah, simple dan fleksible. Diantaranya saya juga sudah coba Tiny DHCP Server, DHCP Server Turbo, Magik DHCP Server, DHCP IP Forcer, dan lain-lain...
Pertama :
Download Installer Antamedia DHCP Server di Websites : http://www.antamediadhcp.com atau download di http://www.antamediadhcp.com/dhcp-installer.exe atau juga bisa download di JAMESBOND :

http://www.4shared.com/file/125840709/b6c31605/AntaMedia_DHCP-Free_13.html
atau berikut ini Software Tiny DHCP Server :
http://www.4shared.com/file/125839389/b63ba74b/Tiny-DHCP-Server.html

Kedua :
Install Antamedia DHCP Server di salah satu PC di jaringan kita, tentunya kita mesti memilih PC yang tepat jika layanan DHCP Server ini umumnya Dedicated / Non Stop.

Ketiga :
Klik menu "SETUP" dan selanjutnya akan muncul 2 pilihan Sub menu, yaitu "Network Adapter" dan "DHCP Setting".

Pada Sub menu Network Adapter, kita akan :
- Menentukan LAN Adapter yang akan kita fungsikan untuk mengendalikan DHCP Server.
- Menentukan IP Address PC kita ( sebaiknya pake IP Static ).
- Menentukan IP Address Gateway kita ( IP Modem ADSL Router, IP Mikrotik Router, dll ).
- Menentukan Subnet Mask dari IP Address PC kita.
- Menentukan IP DNS Server ( biasanya IP DNS Server dari ISP maupun IP DNS Server local kita ).
Pada Sub menu DHCP Setting ( lihat gambar dibawah ini ), kita akan :
- Menentukan IP Gateway dan Subnet Mask-nya.
- Menentukan IP DNS Server Primary dan IP DNS Server Secondary.
- Menentukan Lease Time ( lama waktu atau tenggang waktu yang diberikan kepada DHCP Client untuk mengunakan IP Address yang diberikan tersebut. Disini penentuan Lease Time berdasarkan JAM, artinya jika Lease Time-nya valid 1 jam maka jika PC Client tersebut disconnect dari jaringan maka IP Addres yang diberikan tadi tidak akan diberikan kepada PC Client yang lain dalam 1 jam kedepan. Jika Lease Time-nya valid 0 jam maka jika PC Client tersebut disconnect dari jaringan maka IP Addres yang diberikan tadi akan diberikan kepada PC Client yang lain tanpa menunggu tenggang waktu tertentu.

Keempat :
Langkah selanjutnya adalah menentukan IP Pool, yaitu menentukan Range IP Address berapa hingga berapa yang akan dialokasikan untuk DHCP Client. Klik dimenu "MAC-IP WORKS" di dalam Sub menu "IP POOL".

Selain itu, kita juga bisa menentukan atau mmberikan IP Address Automaic ini khusus untuk LAN Adapter atau Wifi Adapter khusus hanya untuk MAC Address yang sudah didaftarkan kepada kita saja. Fasilitas ini ada di Sub menu "FIXED MAC-IP". Hal ini tentunya memberikan Benefit agar hanya Client yang betul-betul sudah didaftar atau sudah dikenali saja yang bisa Connect dan mendapat IP Otomatis dari DHCP Server serta menekan adanya "Pendatang Gelap"... Huahahahaha...

Kelima :
Sub Menu "Exclude IP" untuk menentukan Range IP Address pengecualian atau yang tidak termasuk dalam layanan IP Address DHCP. Contohnya, kita akan mengunakan IP Address DHCP dengan Range : 192.168.88.100 hingga 192.168.88.250. Sedangkan kita sudah mengalokasikan IP Address 192.168.88.190 hingga 192.168.88.199 untuk IP Address infrastruktur jaringan seperti Switch, Router, Modem, dll. Maka Exclude IP Address-nya ya kita isikan : 192.168.88.190 - 192.168.88.199.

Sub Menu "Blocked IP" untuk memasukkan data MAC Address yang kita blokir ke dalam DAFTAR HITAM MAC Address sehingga bisa mengurangi resiko tamu dari Pendatang Haram... Btw, hal ini masih bisa disiasati mengunakan Tools MAC CHANGER atau SMAC, dll.

0 komentar:

Poskan Komentar

Tinggalkan komentar anda dengan santun. Komentar yang tidak santun, akan dianggap spam, dan di delete